← Warta Wijaya Kolaborasi

Kolaborasi Lintas Generasi: Oomleo, Ardhito Pramono, Gusti Irwan Wibowo dan Margie Segers

Tepat empat tahun yang lalu sekitar pukul 11 malam saat Alm. Gusti Irwan Wibowo dan Ardhito sedang menggarap album "Wijayakusuma", sebuah panggilan telfon berdering. Di layar handphone terlihat ada panggilan masuk dari Narpati Awangga yang akrab dipanggil Oomleo.

"Brads, lagi dimana?" ujar Oomleo.
"Gue kesana sekarang. Gue kesana sama Margie Segers."

Seketika Alm. Gusti dan Ardhito terdiam, memandang kaget satu sama lain.

"Kita harus apa ya gus?" ujar Ardhito.

Serentak mereka berdua berdiri dan langsung membuat konsep kolaborasi dadakan. Gusti yang pada saat itu sedang mengerjakan lagu Wijayakusuma langsung beralih tugas menjadi sound engineer, Ardhito sibuk menggulung kabel dan berlari ke kamar adiknya untuk membantu proses keperluan rekaman kolaborasi dadakan ini.

Tidak selang beberapa lama, Oomleo dan Margie Segers datang ke studio. Membahas betapa indah lagu "Kata Hatiku" ciptaan Sori Yunus yang cukup sentimentil terhadap hidup Oomleo dan Ardhito pada saat itu. Dalam seketika, Gusti menggarap aransemen dan bagan baru untuk membawakan ulang lagu tersebut.

Dengan formasi yang terkesan sederhana namun subtil; Ardhito pada keyboard dan hammond, Alm. Gusti pada bass dan backing vokal, dan Oomleo kembali menggenggam microphone Shure gembel yang mengingatkan kita kembali kepada penampilannya di JayaPub (14.11.2010) di acara perilisan album "Vakansi" White Shoes & The Couples Company saat membawakan lagu ciptaannya yang berjudul "Kisah Dari Selatan Jakarta" yang dipopulerkan oleh band White Shoes & The Couples Company.

Margie Segers bercerita betapa lagu "Kata Hatiku" mengingatkannya kepada era keemasan Jazz tahun 60-70an tidak lain berkat jasa seorang pahlawan musik bernama Jack Lesmana.

Diawali dengan rasa bingung dan diakhiri dengan tatapan nanar dari seorang Margie Segers. Menatap indahnya sebuah ekosistem yang berjalan begitu adanya. Harmonis, estetik dan idilis.